Mesin screw press kelapa sawit merupakan alat yang penting dalam sebuah pabrik kelapa sawit. Sebab ,apabila screw press mesin ini mengalami masalah, maka pengolahan minyak pengepresan minyak CPO jadi terganggu yang mengakibatkan hasil minyak CPO lebih sedikit dan pemisahan cangkang serta fibre tidak maksimal.
Salah satu faktor bisa mempengaruhi hasil pengepresan pada screw press yakni tekanan yang diberikan pada saat pengepresan yaitu tekanan hidrolik sebagai penahan berat 50-60 Bar. Mesin ini memiliki peran penting untuk pabrik kelapa sawit.
Pada intinya jika tidak ada alat ini maka pabrik kelapa sawit juga tidak bisa bekerja secara optimal. Untuk informasi lebih lanjut mengenai mesin ini bisa langsung baca artikel di bawah ini.
Mengenal Mesin Screw Press Kelapa Sawit
Mesin screw press kelapa sawit merupakan mesin yang dalam pabrik kelapa sawit memegang peran besar, sebab sebagai komponen utama mesin pengekstraksi crude palm oil atau minyak mentah sawit dari tandan buah segar.
Nantinya alat mesin screw press ini yang akan mempres buah sawit. Untuk masalah kapasitasnya sendiri, screw pres dibagi menjadi beberapa jenis antara lain P10, P15, P20, dan P30.
Jadi spare part bagian dalam ini wajib untuk Anda jaga. Agar mesin tetap bisa bekerja secara prima dan optimal. Pabrik minyak kelapa sawit akan memproses bahan baku buah sawit atau tandan buah segar menjadi inti sawit dan minyak kelapa sawit CPO.
Cara Kerja Screw Press Kelapa Sawit
Untuk cara kerja mesin sendiri berbeda-beda tergantung pada tipenya. Berdasarkan tipenya, screw press dibagi menjadi 3 jenis yaitu speichim, usine de wecker, dan stork.
Ketiga alat mesin mempunyai pengaruh berbeda terhadap efisien pengempaan. Jika speuicghim mempunyai feed screew akan membuat jumlah bahan masuk konstan dibandingkan besarnya gravitasi.
Efeknya berpengaruh langsung terhadap oil losses terjadi. Akan tetapi, mesin screw dengan tipe ini membuat biaya perawatan spare part jadi lebih tinggi. Sementara untuk tipe stork nanti memproduksi alat press terdiri dari alat menggunakan feed screw dan juga tanpa feed screw.
Namun usine de wecker sendiri tidak dilengkapi dengan feed screw. Pada alat screw press ada bagian main shaft dimana sebagai bagian dari spare part harus dijaga dan dirawat secara teratur.
Penggerak poros screw press merupakan elektromotor yang dipindahkan dengan belt, gigi, serta hydrolic. Powder ini diset pada anak 19-12 rpm guna membuat screw bergerak.
Namun jika Anda ingin kadar minyak ampas turun, tekanan awalan harus dinaikkan dengan menyeting cone. Akan tetapi, cara dan teknik ini membuat jumlah biji pecah menjadi tinggi dan membuat mesin screw press cepat rusak.
Kerusakan cone sering terjadi di pabrik dan jarang untuk diperbaiki. Terlebih lagi, operasi alat press dilakukan cara manual memperbarui masuk panel board. Hal ini harus Anda hindari. Sebab bertentangan dengan prinsip kerja alat continuous pressing.
Komponen Screw Press Kelapa Sawit
Ada banyak komponen di dalam mesin screw pres kelapa sawit. Mulai dari komponen berukuran kecil hingga komponen ukuran besar. Semua komponen ini penting di supply dengan komponen asli guna menjamin lifetime sparepart di dalamnya. Komponen pada mesin ini antara lain kapasitas 10 ton per jam, kapasitas 15 ton per jam, kapasitas 2 ton per jam.
Ulasan umum mengenai alat mesin screw press kelapa sawit mulai dari cara kerja hingga komponen screw press kelapa sawit. Jadi dengan artikel di atas bisa Anda simpulkan bahwa alat ini sangat penting untuk pabrik kelapa sawit.
Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai mesin pengolahan minyak kelapa dan mesin pengolahan lainnya, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik link WhatsApp di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.